SELAMAT DATANG.....

Selamat datang buat para pengunjung yang mampir di dalam blog ini.. Jangan lupa isi polling untuk mem'vote tujuan Anda... :-)

Apa tujuan Anda mampir kemari ?

Jumat, 11 Mei 2012

Korupsi Harta dan Waktu


ﺍﻠﺤﻤﺪ ﻠﻠﻪ ﺍﻠﺬﯼ ﺍﻨﻌﻤﻨﺎ ﺑﻨﻌﻤﺔ ﺍﻻﻴﻤﺎﻦ ﻭﺍﻻﺳﻼﻡ . ﻭﺍﻠﺼﻼﺓ ﻭﺍﻠﺳﻼﻢ ﻋﻠﯽ ﻤﺤﻤﺪ ﺧﻴﺮﺍﻻﻨﺎﻢ ﺻﻼﺓ ﻭﺴﻼﻤﺎ. ﺪﺍﺌﻤﻴﻦ ﻤﺘﻼﺯ ﻤﻴﻦ ﻓﯽ ﺪﺍ ﺮﺍﻠﺴﻼﻡ ﺍﻤﺎﺑﻌﺩ


Dengan ketulusan hati kita tundukkan fikiran kita, marilah kita bersyukur atas limpahan nikmat dan karunia Allah yang tidak terhingga. Tak lupa pula, shalawat serta salam kita hadiahkan kepada nabi junjungan kita, Nabi Muhammad SAW dengan mengucapkan : Allahumma Shholli ‘ala sayyidina muhammad, wa’ala aali sayyidina muhammad.

Selanjutnya marilah kita berusaha meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT sehingga kita kelak pada saat kita meninggalkan dunia yang fana ini, pergi dengan membawa keyakinan yang benar.

Teman-teman yang berbahagia !
Allah menjadikan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna, yang paling baik, dengan berbagai kelebihan dibandingkan dengan makhluk yang lainnya. Allah berfirman :

ﻭﺍﻟﺗﻴﻦﻮﺍﻟﺰﻴﺗﻮﻦ۞ ﻮﻄﻮﺮﺴﻴﻧﻴﻦ۞
ﻮﻫﺬﺍ ﺍﻟﺑﻟﺪﺍﻻﻣﻴﻦ۞ ﻟﻘﺪ ﺨﻟﻘﻧﺎ ﺍﻻﻧﺴﺎﻦ ﻓﯽ ﺍﺣﺴﻦ ﺗﻘﻭﻴﻢ۞ ﺛﻢ ﺮﺪﺪﻧﻪ ﺍﺴﻓﻝ ﺴﺎﻓﻠﻴﻦ۞ ﺍﻻﺍﻠﺬﻴﻦ ﺍﻣﻧﻮﺍ ﻮﻋﻣﻠﻮﺍ ﺍﻠﺻﻠﺤﺕ ﻓﻠﻬﻢ ﺍﺠﺭﻏﻴﺭ ﻣﻤﻨﻮﻦ۞ ﻓﻤﺎ ﻴﻜﺬ ﺒﻚ ﺒﻌﺪ ﺒﺎﻟﺪﻴﻦ ۞ ﺍﻟﻴﺲﺍﷲ ﺒﺎﺣﻜﻢ ﺍﻟﺣﻜﻤﻴﻦ۞
Artinya :
“Demi (buah) Tin dan (buah) zaitun, dan demi bukit sinai, dan demi kota (Mekah) ini yang aman, sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam berntuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (Neraka), kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya. Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu? Bukankah Allah hakim yang seadil-adilnya?” (QS. At-Tin, 95 : 1-8)

Kelebihan manusia dibanding dengan makhluk lainnya, selain rupa dan bentukknya, tetapi juga pada kemampuan untuk berfikir. Karena manusia dibaekali kemampuan berfikir inilah, maka banyak sekali ayat Al-qur’an yang menghimbau manusia untuk menggunakan akal pikirannya dalam membaca fenomena alam semesta yang menjadi tanda-tanda kekuasaan Allah SWT.

Akan tetapi, sebagaimana disebutkan dalam QS. At-tin tersebut, meskipun manusia pada dasarnya dijadikan sebagai makhluk terbaik, ia diberi peringatan keras dan ancaman akan kemungkinan kejatuhan derjatnya sampai pada tingkat terendah. Dengan demikian kita memahamibahwa melalui surat tersebut, Allah memberikan pujian sekaligus ancaman kepada manusia.

Firman Allah tersebut, patut kita jadikan motivasi bagi diri kita untuk melihat diri kita sendiri sebagai manusia. Kita harus bisa melihat apakah kita sudah menjadi orang yang beriman yang mmengerjakan amal saleh, sehingga kita bisa tetap dalam kondisi makhluk terbaik? Ataukah kita justru menjadi makhluk yang sebaliknya?

Teman-teman yang saya cintai!
Hidup kita tidak akan berarti apa-apa jika tidak diisi dengan keimanan dan amal saleh. Banyak sekali ayat Al-Qur’an mengingatkan akan pentingnya menjaga iman dan mengerjakan amal saleh,  karena dua hal inilah yang seharusnya menjadi identitas jika tidak ingin dikembalikan pada derajat yang rendah.

Hidup kita selalu berjalan beriringan dengan waktu, tetai seringkali kita melupakan arti pentingnya waktu dalam hidup kita. Padahal kita tidak pernah lepas sedikitpun dari waktu. Kita seringkali dikalahkan oleh waktu. Kita mungkin sering mempergunakan waktu untuk hal-hal yang tidak berguna. Kita juga sering lamban dalam memanfaatkan waktu den menyebabkan kita menelan banyak kerugian. Hal-hal semacam ini patut kita renungkan. Allah SWT berfirman :

ﻭﺍﻠﻌﺻﺮ  ۞ ﺍﻦ ﺍﻻ ﻧﺴﺎﻦ ﻠﻔﯽﺧﺴﺮ۞ ﺍﻻ ﺍﻠﺫﻴﻦ ﺍﻣﻨﻮﺍ ﻮﻋﻣﻠﻮﺍ ﺍﻠﺼﻠﺤﺖ ﻮﺘﻮﺍ ﺼﻮﺍ ﺒﺎﻠﺤﻖۙ ﻭﺘﻮﺍﺼﻮﺍﺒﺎﻠﺼﺒﺮ۞

Artinya :
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran (QS. Al-‘ashr : 1-3)

Teman-teman yang saya cintai…
Beberapa yang hal yang telah saya sampaikan tadi, adalah sedikit pengenalan mengenai posisi dan derajat kita sebagai manusia, serta arti pentingnya waktu dalam hidup kita. Lalu, bagaimana dengan korupsi itu sendiri??

Setiap orang berasal dari kalangan manapun dan apapun agama yang ia anut, rasanya mustahil membenarkan tindak korupsi. Korupsi datang dari tradisi kebudayaan dimana materi dan uang ditempatkan sebagai tujuan hidup. Pandangan seperti ini bertolak belakang dengan apa yang diajarkan islam, yaitu kesinambungan antara kehidupan di dunia dan di akhirat, sehingga materi dan uang bukanlah merupakan tujuan hidup, tetapi hanya sarana kehidupan yang harus dijalankan  di atas nilai-nilai ibadah kepada Allah SWT, termasuk di dalam menciptakan kemaslahatan umat manusia.

Korupsi berarti mengambil hak oranglain, baik secara indiviidual maupun institusional. Jelaslah bahwa korupsi dapat merugikan kepentingan pihak lain. Ini merupakan pengertian korupsi yang berkaitan dengan harta yang secara hukum bisa digolongkan pada tindakan pencurian. Ahmad Ibn al-Husain dalam karyanya Fathul-Qaribu Al-Mujib menyebutkan bahwa korupsi adalah tindakan mengambil harta oranglain secara tersembunyi (tanpa sepengetahuan pemiliknya) dan sifatnya merugikan dan menzalimi pemiliknya.

Korupsi merupakan tindakan yang berakar dari mentalitas korup. Mentalitas ini tidak sengaja mengakibatkan korupsi terhaddap hata atau uang, tetapi juga waktu, kesempatan, atau mungkin hal-hal lainnya yang bersifat non-materi. Korupsi waktu ditandai dengan tidak ditunaikannya kewajiban, baik kewajiban terhadap sesama manusia, maupun kewajiban yang berkait hubungannya dengan Tuhan. Dalam kasus hubungan kerja, orang yang seharusnya bekerja seharian penuh, tetapi dengan tanpa hak meninggalkan kewajiban dengan pulang setengah hari, adalah tindakan yeng termasuk kategori korupsi waktu, karena waktu yang ditinggalkannya tetap dibayar dengan gaji yang didapatkannya secara pasti. Praktek-praktek korupsi waktu bisa terjadi dimana-mana.

Sedangkan dalam hubungannya dengan Allah, korupsi waktu berarti tidak memanfaatkan umur yang diberikan Allah untuk mengerjakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi segala yang dilarang oleh-Nya. Mempergunakan umurr dan tidak mengisinya dengan keimanan dan amal saleh berarti menyia-nyiakan amanah yang telah diberikan oleh Allah SWT. Ini merupakan korupsi waktu yang sangat dikecam oleh Allah SWT.

Ibu guru yang saya hormati!
Korupsi merupakan tindak kejahatan. Dalam pandangan islam, bentuk-bentuk kejahatan (kriminalitas) di bagi ke dalam 2 kategori. Pertama kejahatan yang hanya berhubungan dengan Allah. Kedua, Kejahatan yang disamping berhubungan dengan Allah SWT, juga berkaitan dengan hak sesama manusia, seperti perbuatan mencuri atau korupsi. Oleh sebab itu, orang yang menyesali tindakan kejahatan yang dilakukannya juga terbagi menjadi 2. Mereka yang melakukan kejahatan bentuk pertama tadi, yang hanya berhubungan dengan Allah SWT, maka mereka bisa langsung bertaubat kepada Allah. Akan tetapi, mereka yang melakukan tindakan kejahatan yang kedua yang terkait dengan Allah dan hak kemanusiaan, maka tidak akan diterima taubatnya sebelum hak kemanusiaan itu diselesaikan.

Misalnya saja, orang yang berhutang tidak bisa bertaubat hanya dengan beristighfar kepada Allah tanpa menyelesaikan hutangnya terlebih dahulu atau di ikhlaskan oleh orang yang memberi hutang. Begitu juga mencuri, korupsi, dan lain sebagainya yang sifatnya mengambil hak orang lain, tidak bisa ditutupi hanya dengan ibadah yang rajin, kedermawanan, atau pemberian santunan, tetapi yang lebih penting lahi adalah menyelesaikan hak-hak yang diambil itu agar bisa diberikan kepada yang semestinya menerima.

Teman-teman yang saya sayangi !
Marilah kita koreksi diri kita masing-masing. Jika kita tidak merasa melakukan korupsi harta, sudahkah kita meninggalkan korupsi waktu? Kesadaran untuk tidak melakukan korupsi waktu amatah penting. Bukan hanya dalam kehidupan pribadi, tetapi juga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Semoga kita senantiasa diberikan kekuatan untuk menjalankan seluruh perintah-Nya, dan sekaligus menjauhi larangan-Nya.

Mungkin, hanya ini yang dapat saya sampaikan, jika terdapat kesalahan, maka saya mohon maaf. Semoga apa yang saya sampaikan bisa bermanfaat untuk kita semua yang hadir hari ini.
Akhir kata saya ucapkan :

ﺑﺎﺮﻙﷲ ﻠﻲﻭﻟﻜﻡ ﻓﯽﺍﻠﻘﺮﺍﻥﺍﻠﻌﻈﻴﻢ
ﻮﺍﻠﺴﻼﻢ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻮﺮﺤﻤﺔ ﷲ ﻮﺑﺮﻛﺎﺗﻪ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar