SELAMAT DATANG.....

Selamat datang buat para pengunjung yang mampir di dalam blog ini.. Jangan lupa isi polling untuk mem'vote tujuan Anda... :-)

Apa tujuan Anda mampir kemari ?

Sabtu, 05 Mei 2012

NUZULUL QUR'AN


Yang Saya hormati Pengurus PHBI Kecamatan Singkep, Dewan Juri, Bapa/ Ibu/ Saudara yang Saya hormati, serta rekan-rekan seperjuangan yang Saya banggakan.

Marilah Kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah Subhanallahu Wata’ala. Karena sampai saat ini, Kita masih diberikan nikmat islam, nikmat iman, dan nikmat kesehatan. Sehingga kita masih dapat berkumpul pada malam hari ini dalam acara Memperingati Nuzulul Qur’an yang diisi dengan Kegiatan Lomba Antar TPA se-Kecamatan Singkep. Selanjutnya, Kita sampaikan pula, salawat dan salam kepada Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wasallam. Karena berkat perjuangan Beliau, Kita terlepas dari zaman jahiliyah menuju zaman yang menjunjung tinggi hak azasi manusia. Dengan ucapan :
( Allahumma Shalli ‘ala sayidina Muhammad wa’ala ali sayidina Muhammad )

Bapak Ibu undangan yang saya hormati !
Pada kesempatan ini, izinkanlah Saya menyampaikan pidato dengan judul “Nuzulul Qur’an“.
Saya akan memulai pidato ini dengan membacakan surat Al-‘Alaq ayat 1 - 5.
( Baca Ta’awud dan Basmalah dulu )

Artinya :
“ Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan ; Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah ; Bacalah dan Tuhanmulah yang paling Pemurah ; Yang mengajarkan (manusia) dengan perantaraan kalam ; Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”

Rekan seperjuangan yang saya banggakan !
Berdasarkan wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw, yang telah saya bacakan di atas, Ada tiga hal pokok yang mutlak dalam kehidupan manusia.

Pertama mengenai Akidah
Di awal ayat tersebut, Nabi Muhammad saw, diperintahkan untuk membaca dengan menyebut nama Sang Pencipta, Allah SWT, dengan kalimat “Bismi Rabbika”, yang artinya menyebut nama Tuhanmu. Hal ini mengandung pengertian bahwa setiap memulai sesuatu yang baik atau suatu pekerjaan, haruslah menyebut nama Ilahi rabbi, yaitu Allah SWT.

 Sehingga hasil yang akan Kita peroleh, mudah-mudahan mendapat berkah dan membawa manfaat baik bagi diri kita sendiri maupun bagi orang lain.  

Dewan Juri, Hadirin yang Saya hormati dan Rekan seperjuangan yang saya banggakan !
Hal pokok yang mutlak dalam kehidupan manusia yang kedua adalah Mu’amalah
( Baca Ta’awud dan Basmalah dulu )
“Alladzii ‘allama bilqolam”

Hal ini menyatakan bahwa Allah SWT mengajarkan kepada manusia dengan perantaraan kalam (pena), yang merupakan simbol ilmu pengetahuan. Selain itu, mengandung makna bahwa ilmu pengetahuan menjadi alat yang penting bagi kehidupan manusia. Tapi diingat:
“Penuntut ilmu harus menghormati gurunya, karena hal itu akan menimbulkan keberkahan pada ilmunya. Apabila ia meremehkan gurunya maka keberkahan pada ilmunya akan hilang.

Dewan Juri dan Hadirin yang Saya hormati,
Hal pokok yang mutlak dalam kehidupan manusia yang ketiga mengenai Akhlak
( Baca Ta’awud dan Basmalah dulu )
“Kholaqol insaana min a’laq”
yang artinya Dia (Allah) telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Kita tahu bahwa darah merupakan sesuatu yang kotor, rendah dan menjijikan, tetapi setelah tercipta menjadi wujud manusia, manusia itu pulalah yang menjadi makhluk yang tinggi dan mulia.
Dengan memperhatikan asa usul kejadian manusia, hendaklah dapat mengambil hikmah dan pelajaran agar Kita tidak bersikap sombong, angkuh, tinggi hati, atau takabur. Seandainya semua orang menyadari kerendahan asal usul kejadiannya, Saya yakin semua orang akan memiliki sifat yang rendah hati dan bersikap tawadhu. Dengan sendirinya menghilangkan sifat-sifat yang tercela. Sehingga manusia menjadi makhluk yang tinggi dan mulia.

Hadirin yang Saya hormati dan Rekan-rekan seperjuangan yang saya banggakan !
Dengan hikmah memperingati Nuzulul Qur’an, marilah Kita memahami Tiga Hal pokok yang mutlak dalam kehidupan manusia yang terkandung dalam Surat Al-‘Alaq. Pada kesempatan ini, Saya mengajak kepada semua yang hadir malam ini, untuk merenungkan hadits Rosulullah saw, yang artinya :
“Kalau kamu menghendaki kehidupan orang-orang yang beruntung, Kematian orang-orang yang mati syahid, Selamat pada hari perkumpulan di padang mahsyar, Keteduhan hari yang panas di akhirat, Petunjuk dari kesesatan, maka langgengkan membaca Al-Qur’an. Karena sesungguhnya Al-Qur’an itu Kalam Tuhan Yang Pengasih, Benteng pelindung dari syetan, dan menambah timbangan amal kebajikan.”

Akhirnya, Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, apabila dalam penyampaian pidato ini, ada kata-kata yang tidak berkenan di hati Bapak Ibu Saudara hadirin dan rekan-rekan .

Demikianlah pidato Saya yang singkat ini, atas perhatian Dewan Juri dan hadirin semua diucapkan terima kasih.



Wabillahi Taufik Wal Hidayah Wassalamu’alaikum
 Warohmatullahi Wabarokatuh.







                       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar